RESENSI
Penulis : Nur Rokhim
Penerbit : DIVAPress
Terbit : Agustus 2013
TempatTerbit : Sampangan Gg. Perkutut No.325-B Jl. Wonosari, BaturetnoBanguntapan Jogjakarta
Halaman :185 Halaman
Hubungan antara Asmaul Husna dengan membuka pintu rezeki. apakah ada pintu rezeki itu? seringkali kita berfikir seperti itu, tetapi maksudnya adalah semua itu hanyalah ungkapan semata. Rezeki, jodoh, mati semua sudah diatur Allah swt, tergantung bagaimana kita dapat memperolehnya. Dalam hal ini, ada beberapa pembagian tentang rezeki yaitu:
1.Rezeki yang telah dijamin Allah swt.
Paket rezeki yang sudah disediakan Allah sejak ditiupnya ruh pada
janin. Rezeki model seperti ini, Allah memberikannya kepadasetiap
makhluknya,tidak hanya manusia maupun umat islam saja,tak peduli kafir atau
tidak yang penting masih berstatus ciptaan Allah swt. Dan Allah akan selalu
menjamin rezekinya.
2.Rezeki yang penuh keadilan dan kebijaksanaan Allah swt.
Paket rezeki seperti ini adalah rezeki yang tergantung pada usaha
untuk memperolehnya. Tidak hanya diam menunggu rezeki datang menghampirinya,
tetapi harus ada usaha untuk menggapainya. Model rezeki seperti ini masih samar
karna bisa diberikan atau tidak diberikan oleh Allah swt. Jadi Allah memberikan
rezeki dengan penuh keadilan dan kebijaksanaan sesuai usaha yang dilakukan
manusia tersebut.
3.Rezeki sebagai tambahan dari
Allah swt.
Rezeki tingkat
ketiga ini tergantun bagaimana dia bersyukur atas apa yang diperolehnya.
Seperti kita mendapat rezeki kemudian kita sedekahkan sebagian rezeki tersebut
kepada anak yatim dengan niat ikhlas, kemudian Allah akan melipat gandakan rezekinya.
Hal ini sesuai firman Allah dalam surat Al-Baqarah ayat :216 yang berisi bahwa
perumpamaan bagi yang menafkahkan hartanya dijalan Allah yaitu seperti biji
yang tumbuh menjadi tujuh bulir dan setiap bulir seratus biji. Allah swt
melipat gandakan sesuai kehendaknya.
4. Rezeki yang datangnya tidak terduga-duga (Minhaistu layahtasib).
Rezeki yang diperuntukan bagi orang-orang yang selalu mengingat
Allah swt dan bertaqwa kepadanya. Ada kisah singkat yang akan memberikan
sedikit pelajaran kepada kita tentang rezeki model seperti ini, yaitu: Ada
seorang laki-laki yang sangat wira’i, dia sangat berhati-hati dalam
berperilaku, jujur dan rendah hati. Suatu ketika dia berada di pinggir sungai
ketika itu dia merasa lapar, tiba-tiba ada apel yang terbawa arus sungai dia
mengambilnya dan memakannya.Setelah memakan apel itu dia merasa bahwa apel itu
bukan miliknya, kemudian dia mencari pemilik apel tersebut untuk meminta maaf
karna memakan apel tersebt tanpa izin, pemilik kebun sangat kagum atas
kejujuran pria tersebut, lalu pria tersebut di uji lagi oleh pemilik kebun
yaitu pria tersebut disuruh bekerja dan stelah beberapa hari kemudian sebagai
syarat pria tersebut harus menikahi anak si pemilik kebun, Tetapi putri pemilik
kebun dalam keadaan cacat, buta,tuli,bisu. Pria tersebut bersedia menikahinya
kemudian setelah ijab qabul menghampiri istrinya dia terkejut bahwa istrinya
tidak dalam keadaan cacat, kemudin dijelaskan bahwa istrinya itu bisu karena
tidak pernah berkata buruk, tuli karena tidak pernah mendengar hal yang buruk dan
pokoknya tidak pernah berbuat maksiat. Dari kisah tersebut, pria yang bertakwa,
jujur mendapat rezeki yang tidak terduga, dia mendapat istri yang solehah dan
warisan harta yang banyak dari mertuanya yang kaya raya.
Bagaimana hubungan terbukanya pintu rezeki dengan Asmaul Husna? Asmaul Husna adalah nama-nama Allah yang
berjumlah 99 seperti Ar-rahman, Ar-rahim
dan lain-lain. Dengan nama-nama tersebut
dapat membuka pintu rezeki yaitu dengan mempelajari, memahami, mengamalkan.
Insyallah pintu rezeki akan terbuka, misalnya jika kita dapat meneladani salah
satu nama Allah swt, yaitu Ar-rahman pintu rezeki kita akan terbuka karena
rasa kasih kita kepada sesama, apalagi mengasihi anak yatim, fakir, miskin, dan
orang-orang yang patut di kasihi, Allah akan membalas dengan kasih yang tidak
terbatas. Tidak hanya Ar-rahman saja tapi semua nama-nama Allah yang ada di
Asmaul Husna harus kita fahami dan di amalkan sehingga pintu rezeki akan
terbuka. Insyaallah.
Mengenahi kelebihan dan kekurangan, buku ini memiliki banyak
kelebihan diantaranya: Dari segi fisik: Sampul buku menarik dan jenis kertas
cukup berkualitas. Selain itu, dari segi isi: Menggunakan bahasa sederhana yang
mudah untuk difahami, buku ini memiliki konsep yang cukup menarik, sangat
menginspirasi pembaca dengan kisah-kisahnya. Disamping itu, banyak pengertian
yang memberikan pengetahuan baru bagi pembaca.
Selain kelebihan ada juga kekurangan
yaitu: Dari segi tatabahasa: Ada
beberapa kata yang tidak jelas dan hubungan antar kata tidak serasi. Dari segi
isi: pembahasan isi masih monoton.http://bc.vc/nrljfG







0 komentar:
Posting Komentar